Lu Wen terlahir kembali sebagai android rumah tangga dan mengira hidupnya kali ini hanya akan diisi dengan mengerjakan pekerjaan rumah. Namun, pada hari pertama ia dibawa pulang oleh majikannya, ia menerima dua perintah berikut: “Jangan naik ke lantai tiga.” “Gali sebuah lubang di halaman belakang yang cukup besar untuk mengubur orang dewasa. Gali lebih dalam.”
"E10-0005438899, selamat datang di dunia ini."
Suara mekanis, dingin, terdengar. Suara itu berasal dari dalam pikirannya.
Lukman merasa linglung sejenak, kenangan masa lalu seperti bisikan lembut berputar di telinganya, lalu dibawa pergi oleh angin hampa yang samar, perlahan menjadi kabur.
"Kami memutuskan untuk menamai penyakit ini dengan namamu."
Itulah kalimat terakhir yang didengarnya sebelum kehilangan kesadaran.
Sebenarnya ia cukup senang, akhirnya namanya akan tercantum dalam buku pelajaran.
Namun bukankah ia sudah mati? Mengapa kesadarannya kembali?
Apakah ramuan penghapus ingatan itu palsu?
Tidak... Ia bereinkarnasi!
"Miss Livi, setiap android selain memiliki nomor, boleh diberi nama, agar memudahkan komunikasi ke depannya."
"Baik, biarkan aku memikirkan dulu." Suara yang jernih dan manis, hanya mendengarnya saja sudah bisa membayangkan sosok gadis muda yang cantik dan bersahaja.
Mendengar percakapan mereka, Lukman berpikir sejenak lalu menganalisis dengan tenang.
Jadi, ia bereinkarnasi menjadi android? Untunglah.
Dibandingkan para pendahulu yang bereinkarnasi menjadi lendir, anjing, atau larva, ia sudah sangat beruntung!
"Aku sudah memutuskan, namamu Lukman saja!"
Benar saja. Selama tidak bereinkarnasi di dunia Barat, para reinkarnasi biasanya tetap memakai nama kehidupan sebelumnya.
[Nama telah ditetapkan: Lukman]
Serangkaian data mulai terbentuk, dan tersimpan dalam chip memori Lukman.
Di otaknya ada emp